|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

15 Oct 2021

30 Karya Lukis Anak Bangsa Dipamerkan di Kazakhstan

Jakarta - Sebanyak 30 karya lukis hasil karya Anak Bangsa dipamerkan di Museum Kepresidenan Pertama Republik Kazakhstan.

Karya lukis tersebut merupakan pemenang dari Lomba Lukis Persahabatan Indonesia-Kazakhstan yang diselenggarakan oleh KBRI Nur-Sultan berkolaborasi dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Library of the First President of the Republic Kazakhstan-Elbasy dan Children Art School Nur-Sultan.

Lomba dan Pameran lukis ini digelar untuk memperingati 30 tahun Kemerdekaan Republik Khazakhstan dan peringatan 76 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Sekaligus memperingati 28 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Kazakhstan.

Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando menyambut baik kegiatan bersama, berupa lomba dan pameran lukis dengan tema persahabatan. Melalui lomba ini dapat mempererat hubungan kedua negara dalam mempromosikan budaya masing-masing negara.

"Kegiatan ini juga mendukung anak berbakat di Indonesia dan Kazakhstan melalui seni visual, bidang kreatif artistik, sebagai sumbangsih terhadap potensi kreatif anak bangsa negara Indonesia dan Kazakhstan," ungkap Syarif Bando, dalam Pembukaan Pameran Lukis Persahabatan Indonesia-Kazakhstan di Library of the First President of the Republic of Kazakhstan-Elbasy secara daring, Jumat (15/10/2021).

Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan Rahmat Pramono mengapresiasi terselenggaranya kolaborasi Lomba dan Pameran Lukis Persahabatan Anak-anak dan Remaja Kazakhstan dan Indonesia. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa saling menghormati dan persahabatan masyarakat di kedua negara.

"Melalui kegiatan kreatif cinta terhadap seni, anak-anak belajar untuk mengenal bangsa lain, mengapresiasi keragaman budaya dan tradisi. Goresan-goresan indah dari anak-anak dan remaja di kedua negara ini merupakan tampilan ekspresi jujur rasa kecintaan mereka terhadap tanah airnya," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Library of the First President of the Republic of Kazakhstan-Elbasy, Temirbolat Bakytzhan Berikbayuli mengatakan kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan karya anak-anak melalui sejarah dan budaya Kazakhstan dan Indonesia, serta untuk menggali potensi kreatif, dan mempromosikan serta mendukung karya-karya seniman muda dua negara.

Karya-karya pameran ini menceritakan tentang hubungan budaya antara kedua negara. Nilai-nilai indah dari tradisi persahabatan dan keluarga, keindahan alam yang lahir dari imajinasi anak-anak dan nafas kehidupan sehari-hari.

"Pameran ini wujud dari kerja sama budaya yang erat antara Kazakhstan dan Indonesia. Saya berharap semua anak-anak berbakat ini dapat menjadi seniman-seniman yang hebat," jelasnya.

Kegiatan lanjutan dari lomba dan pameran lukisan ini, kedua negara yakni Indonesia dan Kazakhstan, adalah menyelenggarakan pameran lukisan dengan mengambil 30 lukisan terbaik dari lomba tersebut. Di Indonesia, rencananya pameran lukisan akan diselenggarakan pada Desember 2021 berlokasi di Gedung Layanan Perpusnas di Jalan Medan Merdeka Selatan No. 11 Jakarta.

Dalam mempererat hubungan bilateral antar kedua negara, Perpusnas telah menjalin kerjasama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada 13 April 2021. Bentuk kerja sama yang telah dilakukan dengan penyediaan Kazakhstan corner yang berada di lantai 21 Gedung Layanan Perpusnas. Selain itu, Perpusnas juga mendukung adanya Pojok Indonesia di Academic Library Kazakhstan.



Diunggah oleh admin