|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

14 Sep 2021

Gemilang Perpustakaan Nasional Tahun 2021, Gubernur Jawa Timur: Percepatan dalam Transformasi Teknologi Salah Satunya Perpustakaan Digital

Jakarta- Pandemi Covid19 membuat banyak percepatan dalam transformasi teknologi termasuk salah satunya perpustakaan digital.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan pada Gemilang Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Tahun 2021 yang digelar Selasa (14/9/2021.) Dirinya mengungkapkan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Perpusnas untuk perwakilan Prov. Jawa Timur dalam berkreativitas dan berinovasi dalam bidang literasi.

Saat ini menurut Khofifah, perpustakaan digital sudah banyak diakses oleh masyarakat di Jawa timur. Melalui kreatifitas yang tercipta banyak prestasi yang telah ditorehkan daerahnya dalam perlombaan tingkat nasional yang digelar Perpusnas tahun 2021.

“Teruslah beraktifitas, teruslah berinovasi, teruslah berkreativitas anak-anakku semua yang sudah memenangkan berbagai inovasi, kreativitas dalam macam-macam varian yang sudah disiapkan oleh Perpustakaan Nasional,” ungkapnya.

Tahun 2021 ini perwakilan Prov. Jawa Timur, Pelangi Tunjung, berhasil meraih juara pertama dalam lomba bertutur tingkat SD/MI yang digelar pekan lalu. Selain itu, Perpustakaan Samudra Pustaka, Desa Plosorejo, Kabupaten Blitar juga menjadi Juara I Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Nasional Klaster A.

Lebih lanjut Khofifah menuturkan, perpustakaan tidak hanya menjadi media transfer ilmu pengetahuan tetapi juga transfer keterampilan. “Selain transfer of knowledge, saya usul ditambahkan transfer of skill karena pendidikan vokasi menjadi penting. Skill tertentu dibutuhkan untuk bisa menjadi sosok profesional di bidang tertentu”, imbuhnya.

Menurut Khofifah, apabila transfer keterampilan bisa diakses melalui berbagai aplikasi perpustakaan digital yang dimiliki Perpusnas seperti iPusnas, IOS, dan e-Resources, maka masyarakat menjadi mandiri dan bisa mengakses pekerjaan dengan pengetahuanya.

Namun Khofifah berpesan, Perpusnas dalam menciptakan kemandirian masyarakat untuk berkreatifitas dan menciptakan pekerjaan harus berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk dapat memotret kinerjanya. Menurutnya, di Jawa Timur, banyak masyarakat yang sudah mampu bekerja secara mandiri dengan ketrampilan yang dimiliki, namun belum terekam oleh BPS.

 

Reporter: Eka Purniawati



Diunggah oleh admin