|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

13 Sep 2021

Perpusnas Berikan Stimulus Pengembangan Perpustakaan Kepada Provinsi Kalimantan Selatan

Jakarta- Perpustakaan Nasional (Perpusnas) berkewajiban memberi motivasi atau stimulus bagi pengembangan perpustakaan daerah. Salah satunya perpustakaan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Perpusnas sebagai instansi pembina perpustakaan di Indonesia memberikan stimulus dalam berbagai bentuk dukungan dan bantuan. Misalnya saja dalam bentuk kebijakan yang berupa peraturan perundang-undangan dalam pengelolaan perpustakaan. Ada juga bantuan penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang perpustakaan, mobil dan motor perpustakaan keliling, juga perlengkapan pojok baca digital.

“Setelah diberikan bantuan bantuan secara fisik untuk pembangunan perpustakaan di daerah, diharapkan daerah akan dapat melanjutnya secara mandiri melalui APBD”, ungkap Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpusnas, Upriyadi.

Lebih lanjut Upriyadi menyebutkan saat ini Perpusnas tengah menjalankan program prioritas nasional dalam upaya pembangunan sumber daya manusia melalui program perpustakaan berbasis inklusi sosial di berbagai daerah. “Melalui program ini perpustakaan bukan hanya tempat mengelola koleksi tapi juga sebagai tempat berbagi pengetahuan dan keterampilan yang berguna dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” paparnya saat menerima kunjungan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, di Perpusnas Medan Merdekan Selatan, Senin (13/9/2021).

Namun, Upriyadi juga mengakui bahwa pelaksanaan program tersebut membutuhkan banyak dukungan di daerah. Dirinya meminta tidak hanya pemerintah, tapi juga dari sisi legislatif dapat terus mendorong upaya tersebut yang diungkapkan

Wakil Ketua DPRD Prov. Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas perhatian Perpusnas terhadap daerahnya. Bantuan yang diberikan melalui DAK sejak tahun 2019 hingga 2020 kepada Prov. Kalimantan Selatan telah mencapai 41 Milyar.

Ditengah nilai penyerapan dana bantuan yang ternyata masih tergolong rendah diantara daerah lainnya, Syarifuddin mengatakan akan melakukan evaluasi dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerahnya agar dapat melakukan perbaikan kinerja.

“Kami akan terus mengawal agar stimulus yang telah diberikan dalam pengembangan perpustakaan di berbagai daerah di Prov. Kalimantan Selatan dapat berjalan secara berkelanjutan dan mandiri seperti harapan rekan di Perpusnas,” tuturnya.

Dalam pengajuan DAK, selain kekuatan fiskal suatu daerah, kinerja penyerapan anggaran DAK juga menjadi salah dasar penilaian dalam pemberian stimulus dan bantuan di tahun berikutnya. Maka penting untuk pemerintah dalam menjaga kinerja DAK di daerahnya.

Reporter: Eka Purniawati

Fotografer: Junaedi



Diunggah oleh admin