|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

28 Jul 2021

Harta Pasti Habis Namun Ilmu Tak Lekang Oleh Waktu

Jakarta - “Membaca tidak akan merugikan karena harta pasti habis, sedangkan ilmu tidak akan pernah habis”. Ungkapan tersebut dilontarkan oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus saat melakukan audiensi secara daring bersama dengan Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando, pada Rabu pagi (28/7/2021).

Meskipun masih dalam kondisi yang sulit akibat pandemi Covid-19, Bupati Lampung Barat yang didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Yudha Setiawan, beserta jajaran tetap bersemangat untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerahnya dengan literasi. Kehadiran perpustakaan, menurut Parosil, mampu dimanfaatkan untuk membantu masyarakat dalam menumbuhkan minat baca yang sangat besar manfaatnya. Untuk itu, setelah dicanangkan menjadi Kabupaten Literasi pada tahun 2018, pojok baca dan perpustakaan terus dibangun di seluruh desa serta sekolah yang ada di Kabupaten Lampung Barat.

Lebih lanjut, Parosil menambahkan sudah ada sejumlah inovasi yang ditemukan, salah satunya pada kopi. Kopi yang menjadi komoditas utama di Kabupaten Lampung Barat terus dikembangkan, sehingga saat ini tidak hanya kopi yang dijual, melainkan juga daun dan kulit kopi. Produk olahan dari daun dan kulit kopi yang bisa ditemukan di pasaran antara lain berbentuk teh, kue kering, saus sambal, dan sebagainya.

“Semenjak kami mencanangkan Kabupaten Literasi, daun kopi kami jual, kulit kopi pun kami jual. Kulit kopi kami jual menjadi roti cookies. Ini kulit merahnya kopi yang biasa dibuang bisa menjadi roti dan saos,” jelas Parosil dengan antusias.   

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perpusnas sangat mengapresiasi perhatian atas upaya yang telah dilakukan oleh Bupati Lampung Barat untuk meningkatkan literasi. Baginya, pemimpin yang peduli pada literasi adalah pemimpin yang bisa memajukan daerahnya.

“Tugas seorang pemimpin adalah memastikan masyarakat mau berubah dengan ilmu pengetahuan,” ucap Syarif Bando.

Dia juga menambahkan bahwa semua yang sudah dilakukan oleh Bupati Lampung Barat sejalan dengan tagline Presiden Joko Widodo tentang Manusia Unggul dengan arti manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki kemampuan kreativitas dan inovasi yang tinggi.

“Kopi, daunnya dan kulitnya bisa didapatkan kreativitas dan inovasinya dari membaca buku,” ujarnya.

Reporter: Basma Sartika



Diunggah oleh Tuty