|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

02 Jul 2021

Perpusnas Berikan Bantuan untuk Kabupaten Halmahera Selatan  

Medan Merdeka Selatan, Jakarta—Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Muhammad Syarif Bando menekankan pentingnya pembentukan karakter dan literasi pada masa kini demi meraih masa depan yang lebih baik. Dia menekankan, dua hal ini bisa membangun spirit kemanusiaan.

“Literasi adalah orang yang memiliki penguasaan iptek yang dapat diimplementasikan untuk menciptakan barang dan jasa,” jelasnya saat menerima kedatangan Wakil Bupati Halmahera Selatan terpilih Hasan Ali Basam Kasuba di Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, jl. Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta, pada Jumat (2/7/2021).

Wakil Bupati Halmahera Selatan menuturkan dirinya dan Bupati mempunyai keinginan besar untuk mengubah mindset masyarakat yang menganggap pendidikan hanya sebagai pendidikan formal agar bisa meraih profesi pekerjaan kantoran. Pasangan kepala daerah ini berkomitmen untuk mendukung terciptanya wirausaha di masyarakat.

“Ya kalau kita di daerah rata-rata memang pendidikannya pengen tinggi, supaya bisa jadi pegawai negeri, bisa jadi PNS. Tapi tidak terbangun apa namanya mindset bagaimana bisa berdikari, kalau kita bahasanya sekarang anak milenial enterpreneurship istilahnya, punya jiwa entrepreneurship, punya keinginan untuk mengembangkan sesuatu yang bermanfaat,” ujar wakil bupati yang baru dilantik pada 24 Mei 2021 tersebut.

Dia menegaskan, ke depan, akan berupaya membangun ekonomi secara terstruktur. Pengembangan ekonomi akan dibangun untuk menopang sumber daya alam yang dimiliki kabupaten tersebut.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas Deni Kurniadi menegaskan keseriusan Perpusnas untuk mempererat sinergi di Halmahera Selatan dengan memberikan fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan perpustakaan dan pengembangan indeks literasi masyarakat di sisi hulu. Di antaranya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Subbidang Perpustakaan dan bantuan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Pada 2020, Halmahera Selatan sebenarnya menerima alokasi DAK untuk menu perabot sebesar Rp499 juta. Namun saat itu carry over karena tidak sempat untuk kontrak. Tahun ini, alokasi DAK untuk menu perabot kembali dianggarkan dan sudah masuk kontrak.

“Kemudian yang berikutnya ada program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, ini juga 2020 sudah kita berikan bantuan ada komputer, buku, pelatihan, dan sebagainya. Tapi tahun ini 2021, ada tiga desa yang akan kita berikan bantuan, Desa Tuokona, Desa Wayamiga dan Desa Mandaong,” urainya.

Dengan kunjungan ini diharapkan Perpusnas dapat meningkatkan sinergi dengan masyarakat Halmahera Selatan melalui kepala daerah, yang direalisasikan dengan pemberian sejumlah buku dan unit komputer yang akan dikirimkan ke lokasi.

Reporter: Syifa Azka Layalia

Fotografer: Ahmad Kemal Nasution



Diunggah oleh admin