|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

18 May 2021

Webinar Manfaat Layanan Digital Perpustakaan Nasional

Jakarta- Di masa pandemi Covid19 kehadiran layanan digital Perpustakaan Nasional menjadi kebutuhan yang luar biasa penting untuk para pemustaka. Layanan digital tersebut antara lain e-Resources, iPusnas, Khastara, dan Indonesia OneSearch yang seluruhnya dapat diakses secara gratis. Berbagai kalangan mulai dari pelajar, akademisi, pegiat literasi, hingga masyarakat umum memiliki tentu memiliki banyak pengalaman saat memanfaatkan layanan ini.

Cerita menarik dan inspiratif tentang penggunaan layanan digital Perpusnas diungkap melalui Webinar Manfaat Layanan Digital Perpustakaan Nasional yang digelar secara daring pada Selasa (18/5). Kegiatan ini digelar sebagai salah satu rangkaian peringatan ulang tahun Perpusnas ke-41 yang jatuh pada 17 Mei lalu.

Meski begitu Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando terus agar perpustakaan digital dapat terus diperkenalkan secara lebih luas kepada seluruh masyarakat Indonesia. “Untuk iPusnas misalnya. Saat ini penggunanya telah mencapai 11 juta, namun masih jauh dibandingkan jumlah penduduk Indonesia yang sudah 270 juta saat ini,” papar Syarif.

Untuk itu Kepala Perpusnas mengajak seluruh komponen penggerak literasi terutama dari kalangan akademisi untuk membantu meningkatkan pemanfaatan perpustakaan digital Perpusnas menjadi semakin optimal. “Ini penting sekali karena ini dapat menjadi jalan mewujudkan visi misi Presiden Joko Widodo dalam menciptakan generasi Indonesia yang unggul,” tegasnya.

Lebih lanjut Syarif Bando menambahkan bahwa Perpusnas membuka tangan terbuka untuk berbagai kalangan dapat membantu siapapun yang ingin memanfaatkan layanan Perpusnas terutama berbagai layanan digital ini.

Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas Ofy Sofiana menyebut layanan digital menjadi bentuk tanggung jawab Perpusnas dalam rangka menyediakan bahan bacaan sebagai penyedia informasi untuk seluruh masyarakat.

“Melalui 4 layanan digital tersebut Perpusnas telah memberikan kesempatan yang sama dan akses seluas-luasnya untuk seluruh masyarakat Indonesia atas bahan bacaan yang beragam dan berkualitas,” sebutnya.

Ofy juga menjelaskan selain 4 jenis layanan yang sudah dijelaskan, di masa pandemi Perpusnas juga telah melahirkan 2 layanan digital baru yaitu Tanya Pustakawan dan Diseminasi Paket Informasi Terseleksi.

Dalam webinar ini, salah satu narasumber yang hadir adalah Dewaki Kramadibrata seorang penulis dan juga pengajar di Fakultas Ilmu pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Sebagai seorang yang sering memanfaatkan naskah digital dalam kegiatan mengajar menyebut layanan digital ini sangat bermanfaat. “Tanpa perlu mengeluarkan biaya dan bisa diakses jarak jauh. Terutama untuk mahasiswa,” terangnya.

Narasumber lain yang juga hadir secara virtual yaitu Direktur PSD HB Jassin Gorontalo Basri Amin, Analis Jaringan dan Informasi Kemenristekdikti Hendro Wicaksono,  Direktur Perpustakaan Ubaya Amirul Ulum, dan Pendongen Mochamad Ariyo Faridh atau Ka Aio.

 

Reportase: Eka Purniawati



Diunggah oleh admin