|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

29 Apr 2021

Desiminasi Informasi dan Ilmu Pengetahuan dalam Meningkatkan Literasi Informasi

Medan Merdeka Selatan, Jakarta – Saat ini perpustakaan harus berubah menjadi pusat transfer ilmu pengetahuan dan informasi, perpustakaan pun turut andil dalam meningkatkan kesejahteraan pembacanya. Untuk itu, perlu didukung dengan pustakawan yang mumpuni di bidangnya.

Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Muhammad Syarif Bando, mengatakan pustakawan harus memahami paradigma perpustakaan sebagai public service. Perpustakaan dituntut untuk menyajikan informasi berkualitas untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Bagaimana pustakawan menggali terus menerus seluruh potensi yang ada lalu kita tawarkan kepada masyarakat yang membutuhkan berbagai informasi. Perlu dipahami implementasi paradigma perpustakaan, yang di abad ke 18 bahwa perpustakaan merupakan management collection, ini sudah tidak relevan. Tetapi sekarang bagaimana perpustakaan menjadi pusat transfer pengetahuan," ungkapnya dalam Advokasi dan Workshop bagi Mitra Indonesia One Search dengan tema Desiminasi Informasi dan Ilmu Pengetahuan dalam Meningkatkan Literasi Informasi, Kamis (29/4/2021).

Dikatakan, Perpusnas saat ini mempunyai aplikasi Indonesia Onessearch merupakan portal satu pintu pencarian, diseminasi koleksi publik milik perpustakaan dan lembaga penyedia yang ada di Indonesia. Namun belum seluruh perpustakaan umum tergabung dalam IOS. Beberapa kendala yang ada, diantaranya insfrastruktur yang belum memadai, dan masih kurangnya SDM yang mengerti kebijakan akses konten digital.

"Kami harap Forum Perpustakaan Umum Indonesia (FPUI) dapat menginventarisasi perpustakaan umum yang ada di Kabupaten/Kota, kecamatan bahkan desa yang bisa dijadikan sebagai titik-titk percontohan. Mengingat penggunaan IOS sangat membantu tepat di era pandemi, dan ini bisa semakin dirasakan untuk seluruh masyarakat Indonesia,"ungkapnya.

Tenaga Ahli Perpustakaan, Supriyanto mengatakan, pada prinsipnya perpustakaan dahulu dengan sekarang memiliki prinsip yang sama dalam rangka penyebaran informasi. Perbedaannya terletak pada infrastruktur, konten, dan regulasinya. Saat ini perkembangan perpustakaan semakin maju terutama bermunculan perpustakaan bertaraf internasional.

"Perpustakaan dapat menjadi investasi kecerdasan masa depan pemustaka , perpustakaan berperan besar untuk membagikan buku (informasi), penyebaran informasi dan pengetahuan dalam era keterbukaan (open access)," tuturnya.

Disebutkan setidaknya ada tiga komponen perpustakaan untuk pengembangan perpustakaan, yakni koleksi, tenaga perpustakaan (pustakawan) dan pemustaka. Tanpa pemustaka kegiatan diseminasi informasi dan ilmu pengetahuan tidak akan produktif. "Perlu strategi dalam meningkatkan literasi informasi melalui penguatan organisasi, teknologi dan pustakawan," jelasnya.

Dengan penguatan ketiga komponen tersebut, lanjut Supriyanto, diharapkan setiap perpustakaan memenuhi standar nasional perpustakaan sehingga dapat tercapai tujuan perpustakaan yaitu masyarakat menjadi cerdas dan sejahtera.

"Pustakawan harus siap untuk pengembangan perpustakaan ke depannya dan sekarang buku sudah tidak didatangi tetapi kita yang mendekatkan buku pada masyarakat dengan teknologi," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Perpustakaan Umum Indonesia (FPUI) Usman Asshiddiqi menyampaikan Indonesian One Search merupakan salah satu inovasi yang dibuat oleh Perpustakaan Nasional, yang menjadi pintu tunggal untuk koleksi perpustakaan dan arsip dalam bentuk digital. Selain itu, IOS merupakan salah satu pengintegrasian perpustakaan di Indonesia dan menjadi solusi bagi keterbatasan yang dimiliki oleh perpustakaan.

"Tidak semua perpustakaan dapat menyediakan koleksi yang lengkap mengingat keterbatasan anggaran. Dengan adanya IOS saat ini paling tidak masyarakat dapat memperoleh informasi tentang koleksi-koleksi yang ada di perpustakaan di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Usman Asshiddiqi mengatakan, dari 43.869 perpustakaan umum yang ada baru sekitar 164 perpustakaan yang baru bergabung dengan IOS. Untuk itu, pihaknya menghimbau seluruh perpustakaan umum untuk ikut bergabung.

 

Reportase: Wara Merdeka



Diunggah oleh admin