|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

09 Feb 2021

Kunjungan Kerja Kepala Perpusnas ke Kementerian Sosial RI

Salemba, Jakarta – Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando melakukan kunjungan kerja dalam rangka memperkenalkan Pojok Baca Digital (Pocadi) ke Kementerian Sosial RI pada Selasa, (9/2) diterima oleh Menteri Sosial RI Tri Rismaharini di ruang kerjanya. Turut serta dalam kunjungan tersebut yaitu Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Deni Kurniadi, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Upriyadi, Kepala Subbag Tata Usaha Pimpinan, Kearsipan dan Protokol Dewi Kartikasari, Koordinator Pengembangan Perpustakaan Umum Nurhadisaputra.

Sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Pmerintah Daerah dimana perpustakaan ditetapkan sebagai urusan wajib non pelayanan dasar untuk menyediakan layanan yang sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta kebutuhan masyarakat. Pengembangan layanan perpustakaan harus memperhatikan berbagai aspek salah satunya layanan perpustakaan.

Perpustakaan Nasional yang mempunyai tugas pemerintahan di bidang Perpustakaan terus mengembangkan inovasi layanan perpustakaan, salah satunya dengan mengembangkan layanan ekstensi berupa Pojok Baca Digital (Pocadi). “Program bantuan Pocadi merupakan salah satu kegiatan prioritas nasional di bidang perpustakaan. Pocadi adalah sebuah konsep tempat membaca yang menyediakan koleksi buku cetak, buku digital (ebook) dan bahan bacaan lainnya,” tutur Syarif.

Kepala Perpusnas juga berpandangan buku-buku ilmu terapan dapat didistribusikan kepada masyarakat penerima bantuan sosial untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Kami sangat ingin kelompok marjinal harus bisa bangkit diatas kaki sendiri melalui buku-buku ilmu terapan,” tambah syarif.

Menteri Sosial Risma sangat mendukung program kerjasama antara Kementerian Sosial dan Perpustakaan Nasional melalui program penerima bermanfaat berbasis inklusi sosial. “Saya berharap buku-bukunya berisi teknologi sederhana yang dapat dipelajari. Saya siap akan support dan bantu untuk pemberdayaan daerah-daerah,” pinta Risma.

 

Reporter: Arwan Subakti



Diunggah oleh admin