|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

04 Nov 2020

Perpustakaan Bangkit Bersama Masyarakat Hadapi Covid-19

Jakarta - Perpustakaan umum di Indonesia didorong turut berjuang bersama masyarakat untuk bangkit menghadapi dampak dari Covid-19. Sebagai abdi masyarakat, para pengelola perpustakaan umum didorong agar menunjukkan komitmen mewujudkan peran perpustakaan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando menyatakan, melalui program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang telah ditetapkan sebagai salah satu prioritas nasional, perpustakaan bisa memainkan perannya. Dengan mengoptimalkan perpustakaan sebagai pusat transfer ilmu pengetahuan, masyarakat bisa menjadikan perpustakaan sebagai tempat untuk mengembangkan kemampuan diri.

Pada pembukaan Stakeholder Meeting Nasional Tahun 2020 yang diselenggarakan Perpusnas dan diikuti dinas perpustakaan umum dan penerima manfaat program transformasi dari 32 provinsi dan 100 kabupaten, Syarif Bando mengajak seluruh pihak untuk bangkit dan berjuang. “Mudah-mudahan acara ini bisa menjadi suatu momen untuk bisa meyakinkan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa kita perlu bangkit, kita perlu berjuang, kita perlu kerja keras untuk keluar dari problematika ekonomi bangsa kita di era pandemi covid-19, tidak ada jalan lain kecuali kita bangkit bekerja keras,” jelasnya dalam acara yang diselenggarakan secara daring pada Rabu (4/11/2020).

Secara khusus, Syarif Bando mengajak mahasiswa dan perguruan tinggi agar mengedukasi masyarakat dan menjadi solusi bagi warga di desa yang mengalami kesulitan mengakses bacaan.

Pada kesempatan tersebut, Syarif Bando kembali menekankan bahwa literasi bukan sekadar menghitung angka dan melek huruf. Idealnya, ada empat tingkatan literasi mulai dari kemampuan mengumpulkan sumber bahan bacaan, memahami apa yang tersirat dari yang tersurat, kemampuan mengungkapkan ide, inovasi, teori, dan keterampilan baru hingga pada level tertinggi yakni kemampuan menciptakan barang dan jasa yang bermutu yang bisa dipakai dalam kompetisi global.

Apresiasi kepada sejumlah kepala daerah yang memprioritaskan pengembangan perpustakaan dan literasi di daerahnya juga diberikan. “Rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh pemerintah daerah terutama respons para gubernur, bupati, walikota, dalam upaya untuk memberi perhatian tidak lagi memandang perpustakaan sebagai satu lembaga atau satu dinas yang terakhir dan sangat konsen terhadap pengembangan perpustakaan dan semua komitmen dalam upaya peningkatan kualitas SDM yang menjadi prioritas bapak Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin di 2020- 2024,” pungkasnya.

Reporter: Hanna Meinita

Fotografer: Ahmad Kemal Nasution



Diunggah oleh admin