|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

23 Sep 2020

Merajut Keterampilan Menggapai Kesejahteraan

Kota Blitar, Jatim--Workshop Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang dikemas dalam Literasi Hastakarya dengan mengusung tema Merajut Keterampilan Menggapai Kesejahteraan kembali dilaksanakan Perpustakaan Bung Karno, Selasa-Rabu (22-23/9/2020) di Amphyteater Perpustakaan Bung Karno. Acara yang diikuti 65 peserta dari berbagai kalangan masyarakat itu tetap menerapkan  protokol kesehatan dengan  memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, dan fasilitas itu juga yang diberikan oleh Perpustakaan Bung Karno. Mengawali kegiatan Literasi Hastakarya tersebut dipersembahkan tarian aktraktif yang diberinama tarian Gelangrum dari Sanggar Patrialoka yang bermakna dengan sukaria bersama-sama membuat kreasi, keterampilan dan bergotongroyong membuat sesuatu yang bisa bermanfaat untuk sesama. Tarian yang menarik tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Perpustakaan Bung Karno Janti Suksmarini dan Kepala Bidang Layanan Informasi dan Kerjasama Perpustakaan Agus Sutoyo yang juga dihadiri dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota/Kabupaten Blitar, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Ibu-ibu PKK dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Janti Sukmarini mengatakan bahwa perpustakaan memiliki peran penting dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, mandiri dan mampu berdaya saing di era global. Hal ini sesuai dengan dengan peran perpustakaan dalam mewujudkan masyarakat berpengetahuan dan berkeahlian. Oleh karena itu, kegemaran membaca dan memanfaatkan layanan perpustakaan agar dapat menjadi bagian dari hidup keseharian masyarakat. Janti juga menambahkan bahwa perpustakaan adalah ruang terbuka bagi masyarakat untuk mempertinggi pengetahuan sebagai prasyarat partisipasi dalam pembangunan dan berkontribusi aktif mendukung pembangunan manusia, dalam upaya mempercepat pengurangan kemiskinan yang disebabkan karena persoalan konektivitas dengan sumberdaya pengetahuan, ketersediaan sumberdaya untuk meningkatkan kompetensi diri dan pada saat ini perpustakaan melakukan transforamsi dalam memberikan layanan kepada masyarakat agar lebih memberikan manfaat yang lebih besar.

Sementara Agus Sutoyo dalam pengantar peluncuran buku Cerita Setelah Fajar dan Jejak Sang Putra Fajar yang merupakan hasil workshop inklusi sosial yang sebelumnya sudah dilaksanakan mengatakan program Perpustakaan Bung Karno terus mendekatkan diri kepada masyarakat secara langsung,  khususnya di kota Blitar dan Kabupaten Blitar untuk meningkatkan literasinya, sehingga masyarakat akan bertambah pengetahuan dan keterampilannya yang mampu meningkatkan produktivitasnya, termasuk kegiatan literasi Hastakarya ini perpustakaan mendekatkan masyarakat. Perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan upaya meningkatkan akses kepada masyarakat agar mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Sehingga terjadi proses belajar yang mendorong  kreativitas dan inovasi agar menjadi produktif sehingga berdampak bagi kesejahteraannya. "Program dan kegiatan Perpustakaan Bung Karno ini hadir di tengah masyarakat dan mengubah paradigma. Perpustakaan bukan hanya sebagai ruang untuk membaca saja, melainkan sebuah ruang dimana masyarakat yang mengubah peradaban, pola pikir, berkreatifitas, dan hal-hal positif lainnya yang dapat bertemu dan bekerjasama," ujarnya.

Workshop literasi Hastakarya ini akan menghasilkan rajutan-rajutan yang kreatif dari berbagai bahan daur ulang, seperti kaos bekas, kantong plastik kresek, bekas botol plastik air mineral dan lainnya yang dibentuk menjadi produk ekonomis untuk kebutuhan rumah tangga. Workshop ini dipandu oleh mentor profesional di bidangnya yaitu Ketua Komunitas Rajut & Crafting Indonesia Ari Asih Pratiwi dari Bogor Jawa Barat.

Perpustakaan Bung Karno sudah melaksanakan program perpustakaan berbasis inklusi sosial dengan melaksanakan empat kegiatan workshopnya yaitu; Literasi menulis kreatif ilmiah populer tentang Bung Karno, Literasi Historytelling tentang Bung Karno, Literasi Mustikarasa: Resep Masakan Indonesia Warisan Bung Karno, dan Literasi Hastakarya. Salam sehat selalu, salam LITERASI.**

Reporter: Sri Handayani

Fotografer: Juwito

 

 



Diunggah oleh admin