|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

21 Sep 2020

Perpusnas Kembali Gelar Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Nasional

Jakarta - SDM yang berkualitas dan berdaya saing tinggi adalah manusia yang cerdas, adaptif, kreatif, inovatif, terampil, dan bermanfaat bagi pembangunan karakter bangsa. Perpustakaan dalam pembangunan nasional berkontribusi besar dalam membangun masyarakat berpengetahuan (Knowledgeable Society). Oleh karena itu, budaya literasi harus semakin dikembangkan dan ditumbuhkan kepada seluruh masyarakat baik yang di kota maupun di desa melalui peran perpustakaan.

Sejak tahun 2007, Perpustakaan Nasional menggulirkan dana dekonsentrasi yang salah satu peruntukannya adalah “Program Pengembangan Perpustakaan Umum Desa/kelurahan” di wilayah Indonesia. Guna menjamin berfungsinya program tersebut secara efektif dan berdaya guna, serta untuk memberikan motivasi dan apresiasi terhadap penyelenggaraan dan pengembangan pengelolaan perpustakaan desa/kelurahan. Perpustakaan Nasional setiap tahun mengadakan “Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Nasional”. Lomba ini juga dimaksudkan untuk memacu kreatifitas para pengelola perpustakaan desa/kelurahan dalam meningkatkan mutu dan intensitas layanan perpustakaan bagi masyarakat pedesaan agar terwujudnya kesejajaran dalam memperoleh informasi.

“Kegiatan lomba perpustakaan desa/kelurahan tingkat nasional yang diselenggarakan tahun ini akan berlangsung dari tanggal 21-30 September 2020 dan diikuti oleh 30 provinsi. Adapun provinsi yang tidak mengikuti perlombaan ini di antaranya provinsi Maluku, Kalimantan Utara, Papua dan Papua Barat,” ungkap Plt. Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus, Upriyadi, selaku Ketua Panitia lomba saat memberikan laporan pada acara Webinar “Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Nasional”, Senin (21/9).

Perpustakaan dalam hal ini perpustakaan desa/kelurahan berperan sebagai pusat ilmu pengetahuan yang mampu mendorong inovasi dan kreatifitas masyarakat di pedesaan. Selain itu, sebagai pusat pemberdayaan masyakarakat, perpustakaan desa/kelurahan harus mampu mengembangkan potensi masyarakat berbasis literasi untuk memajukan dan melestarikan kebudayaan.

“Perpustakaan desa sangat berperan dalam memberikan sumber-sumber informasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Koleksi yang dimiliki pun harus benar-benar mendukung terciptanya kemakmuran bagi masyarakatnya,” jelas Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Deni Kurniadi saat memberikan sambutan pada acara Webinar “Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Nasional”.

Reporter: Basma Sartika



Diunggah oleh admin (2020-09-21 14:43:29)