|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

28 Aug 2020

Webinar Duta Baca Indonesia: Unggul SDM, Iptek Bisa Dikuasai  

 

Salemba, Jakarta—Indonesia pada usia satu abad mendatang akan mendapati bonus demografi. generasi muda (milenial, red) diperkirakan mendominasi wajah negeri ini. Usia yang produktif memungkinkan mereka mempunyai kompetensi yang beragam. Potensi inilah yang ditangkap Perpustakaan Nasional untuk melakukan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan sering mengatakan bahwa fokus pembangunan pada periode kepemerintahannya adalah menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing dan unggul. “Generasi milenial saat momentum satu abad kemerdekaan nanti adalah generasi emas. Tentu saja akan memunculkan potensi head to head diantara mereka pada aspek skill,” jelas Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpusnas Adin Bondar pada Webinar bersama Duta Baca Indonesia bertajuk ‘Kebutuhan Skill Milenial di Era Industri 4.0’, pada Jumat siang, (28/8).

Dengan begitu, maka aspek pengusaan teknologi menjadi mutlak dimiliki. Jika dari segi sumber daya manusianya telah unggul bukan tidak mungkin Iptek akan dikuasai. Bahkan, laju pertumbuhan ekonomi pun disokong oleh pertumbuhan indeks literasi masyarakat. Di sinilah kemudian peran perpustakaan, yakni membentuk manusia yang berpengetahuan sehingga nantinya memunculkan kognitif skill yang akan mampu menemukan solusi dari berbagai persoalan hidup.  

“Kemampuan kognitif skill diperoleh dari perilaku gemar membaca. Peran perpustakaan adalah sebagai pihak yang terus mendorong masyarakat untuk gemar membaca bertujuan agar hidup mereka lebih sejahtera melalui program tranformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, tambah Adin.

Tidak dipungkiri kombinasi pengetahuan dan informasi merupakan kunci keberhasilan suatu bangsa. Sehingga yang diperlukan saat ini adalah semacam gerakan sosial (social moving) bagaimana kegemaran membaca ini bisa massif dilakukan, pungkas Adin.

 

Reportase : Robby Fuji, Josan Kusuma

Fotografer : Ahmad Kemal

 



Diunggah oleh admin