|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

17 Jul 2020

Perpusnas, Duta Baca Indonesia, dan Dinas Perpustakaan Kalsel Gelar Webinar “Nikmatnya Membaca Buku”

Salemba, Jakarta—Membaca buku fisik maupun buku digital tidak sekedar  menambah wawasan. Aktivitas rutin membaca buku mampu menjaga fungsi otak. Manfaat tersebut konon bisa bertahan seumur hidup. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa aktivitas membaca buku dapat merangsang mental bahkan dapat mencegah penyakit Alzheimer dan Demensia. Selain sebagai relaksasi, ada kedamaian batin dan ketenangan yang diperoleh dari membaca.

Banyak orang abai terhadap manfaat dari seringnya membaca. Membaca, selain  dapat menurunkan tekanan darah juga membantu orang yang menderita gangguan mood dan penyakit mental ringan. Bukan sebaliknya, dimana banyak yang beranggapan bahwa membaca buku justru membuat otak terus bekerja dan menimbulkan stress. Padahal, hakekat manfaat membaca buku adalah mengurangi stres.

Dengan dasar tersebut, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan webinar “Nikmatnya Membaca Buku”, bersama Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab, pada Jumat, 24 Juli mendatang. Webinar direncanakan akan diikuti oleh 500 peserta.

“Membaca semestinya bukan sekedar hobi, tapi kebutuhan. Tumpukan buku seperti ajakan menjelajahi misteri kehidupan dan semesta yang hanya dicapai dengan ribuan kali masa kehidupan,” demikian disampaikan Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Woro Titi Haryanti dalam rilisnya.

Bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, kegiatan mengundang Duta Baca Indonesia merupakan kali kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Banjarmasin 2019 lalu. Sekedar informasi, sejak 2017-2019, Perpusnas telah menghibahkan sebanyak enam unit mobil perpustakaan keliling beserta koleksinya untuk kebutuhan pengetahuan masyarakat dan pemustaka di Kab. Balangan, Kab. Tanah Bumbu, Kab, Hulu Sungai Selatan, Kab. Hulu Sungai Utara, dan Kab. Banjar, dan dinas perpustakaan dan kearsipan provinsi.  

Selain itu, pada 2019 dan 2020, Perpusnas memberikan bantuna Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non fisik di bidang perpustakaan senilai puluhan miliar untuk pembangunan, antara lain pembangunan gedung perpustakaan di Kab. Tanah Bumbu pada 2019, dan Kab. Tapin pada 2020 masing-masing senilai Rp10 miliar, serta pengadaan fasilitas untuk pemustaka difabel di provinsi serta bantuan lainnya. 

Sumber : P3MB



Diunggah oleh admin