|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

13 Jul 2020

Sekda Tanggamus Minta Dukungan Perpusnas Mengenai Perpustakaan Inovasi

Salemba, Jakarta - Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando menerima kunjungan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis. Kepala Perpusnas didampingi Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Minat Baca Deni Kurniadi dan Kepala Pusat Pusat Preservasi Bahan Pustaka Ahmad Masykuri menerima Sekda Hamid di Ruang Rapat Pimpinan Perpusnas, jl. Salemba Raya No. 28A, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7/2020).

Kunjungan ini berkaitan dengan rencana tata kelola perpustakaan inovasi yang akan dibangun di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Pertemuan awal ini merupakan upaya Kabupaten Tanggamus dalam membangun komunikasi dengan stakeholder, dalam hal ini Perpusnas. Perpusnas diminta memberikan dukungan untuk keberadaan perpustakaan inovasi.

Syarif Bando menyatakan apresiasinya terhadap ide dan gagasan mengenai penggerak perubahan melalui tata kelola inovasi perpustakaan dalam penguatan ekosistem untuk pustaka inovasi. Dia menegaskan mengenai pentingnya perpustakaan dan pendokumentasian konten budaya setempat dalam bentuk buku.

“Saya pastikan tidak ada guru tentang Tanggamus. Nah pemerintah Tanggamus lah yang harus menulis asal-usul tentang Tanggamus, sejarah tentang Tanggamus, potensi alam Tanggamus, kemudian kesenian, kuliner, penduduknya, apa yang bisa menjadikan Tanggamus kebanggaan dunia internasional, itu harus ditulis pemerintah Tanggamus,” urainya.

Saat ini, perpustakaan berinovasi menjadi menjadi pusat transfer ilmu pengetahuan (transfer knowledge). Melalui program transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial, ujar Syarif Bando, perpustakaan tidak sekadar melakukan manajemen koleksi. “Saya selalu mendorong teman-teman bahwa kita bukan penjaga peradaban tapi kita adalah pencipta peradaban sekaligus pelestari peradaban,” tuturnya.

Sementara itu, Sekda Hamid menyatakan kabupatennya sedang dalam tahap pembenahan. Dia menyepakati bahwa perpustakaan bukan hanya mengenai bangunan secara fisik, tapi bagaimana pengetahuan disampaikan langsung kepada masyarakat untuk memecahkan masalah yang ada. Perpustakaan menjadi salah satu bagian untuk memajukan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kepala Perpusnas sebagai salah satu stakeholder yang harus saya bangun komunikasinya dan tentunya komunikasinya harus dua arah. Dan saya sangat mendukung setelah mendengarkan bahwa saat ini beralih pada transfer knowledge. Jadi perpustakaan sebagai sebuah instrumen memberikan pengetahuan kepada masyarakat bisa melalui IT dan pembinaan yang bertemu muka,” pungkasnya.

Reporter: Hanna Meinita

Fotografer: Ahmad Kemal Nasution



Diunggah oleh admin