|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

01 Jun 2020

Jika Kalsel Sudah "New Normal" Hindari Lonjakan, Pengunjung Perpustakaan Dibatasi

Dalam menyongsong tatanan kehidupan baru tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel melakukan pembenahan terhadap beberapa aspek dari layanan perpustakaan, apabila sudah resmi dibuka kembali untuk umum.

Bunda Nunung - sapaan akrab Dra. Hj. Nurliani Dardie, M.AP - mengatakan, pembenahan tersebut dilakukan pada sistem pelayanan pengunjung saat penerapan New Normal.

Misalnya, pihaknya akan membatasi jumlah pengunjung di Perpustakaan Palnam. "Tempat duduk dan antrian pengunjung juga telah diatur dengan sedemikian rupa agar sesuai dengan jarak yang ditentukan dalam protokol kesehatan. Termasuk di meja sirkulasi maupun layanan keanggotaan," tuturnya kepada KOPI.

Sehingga, apabila terjadi lonjakan jumlah pengunjung seperti sebelum wabah, maka petugas Perpustakaan akan mengarahkan agar mereka hanya melakukan peminjaman buku kemudian dibawa pulang ke rumah.

"Atau bisa juga membacanya di gazebo yang sudah disiapkan di taman milik Perpustakaan," ujar Bunda Nunung.

Pembatasan tidak hanya dilakukan di ruang baca, fasilitas lainnya seperti kids library juga dibatasi pengunjungnya. "Kami hanya menerima satu PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) per harinya. Intinya kita tidak mengejar target jumlah pengunjung, "tambahnya. "Tentunya setiap orang yang mengunjungi perpustakaan harus disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan, "pungkasnya.

ichal iloenx/kopi kalsel

 



Diunggah oleh admin