|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

25 Feb 2020

Kementan: POS Tani untuk Kesejahteraan Petani Indonesia

Pancoran, Jakarta - Perekonomian Indonesia bergantung pada pertanjian. Oleh karena itu, para petani Indonesia harus dibantu agar bisa dengan mudah memahami pengetahuan tentang pertanian. Dibutuhkan dukungan dari Kementerian Pertanian untuk menjadi pembina dan guru yang baik agar para petani tersebut terliterasi. Karena, semua yang berhubungan dengan pertanian seperti teknologi, varietas tanaman, budi daya bibit unggul bisa dipelajari dan diciptakan dengan membaca.

Pendidikan juga tidak melulu harus didapatkan melalui sekolah, melainkan perpustakaan. Perpustakaan diibaratkan sebagai pusat penerang dan penyubur ilmu pengetahuan di masyarakat.


Demi menjadikan petani yang maju dan modern, Kementerian Pertanian menciptakan POS Tani. POS Tani adalah sebuah gagasan berupa layanan library comes to you, yakni Pustaka On the Spot untuk perTANIan maju, modern, dan mandiri yang menyejahterakan petani. POS Tani merupakan upaya proaktif untuk mendekatkan perpustakaan kepada petani.

"Seperti halnya perpustakaan yang telah bertransformasi menjadi perpustakaan berbasis inklusi sosial, petani Indonesia pun harus bertransformasi dari petani trandisional menjadi petani modern agar kesejahteraan dan kualitas hidup mereka meningkat. Nah, tugas Kementan saat ini adalah membawakan bahan bacaan yang diperlukan oleh petani dalam bentuk POS Tani," jelas Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (P3TP), Retno Sri Hartati Mulyandari di Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2020.

Sejatinya literasi adalah kunci dari semuanya, karena literasi bisa dimaknai dengan kedalaman pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang. Di mana ada empat tingkatan literasi, yakni kemampuan untuk mengumpulkan sumber bacaan, kemampuan untuk memahami apa yang tersirat dan tersurat, kemampuan untuk mengemukakan ide dan gagasan, dan kemampuan untuk menciptakan barang dan jasa yang bermutu.

Reporter: Basma Sartika
Fotografer: Raden Radityo



Diunggah oleh admin (2020-02-25 15:27:11)