Call Center Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas : 1500-914    

  |    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

10 Jan 2020

3 DPRD Kunjungi Langsung Perpusnas

Medan Merdeka Selatan, Jakarta- DPRD Provinsi Jambi, DPRD Kota Pangkal Pinang, dan DPRD Kabupaten Belitung Timur melakukan kunjungan ke Gedung Layanan Perpustakaan Nasional, Jumat (10/1). Kunjungan yang diterima langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando dilakukan dalam rangka berkonsultasi terkait pengelolaan perpustakaan di daerah.

Ketua Komisi I DPRD Prov. Jambi Hapis Hasbiallah dan Wakil Ketua DPRD Kota Pangkal Pinang Rosdiansyah Rasyid mengharapkan bantuan untuk membangun perpustakaan di daerahnya masing-masing. “Kami sudah memiliki Perpustakaan dan Mobil Pustaka Keliling, tapi operasionalnya belum maksimal,” ungkap Hapis. Dirinya berharap mendapat bantuan agar dapat membangun perpustakaan yang nyaman bagi masyarakat dan  perpustakaan keliling yang dapat menjangkau masyarakat dengan akses terbatas terhadap bahan bacaan.

Rosdiansyah juga menyampaikan hal senada. “Di Pangkal Pinang kami ingin sekali memiliki perpustakaan yang bagus, seperti Perpustakaan Nasional ini,” jelasnya.

Sedangkan Ketua DPRD Kab. Belitung Timur Fezzi Uktolseja mengeluhkan kurangnya bahan bacaan yang ada. “Saya yakin minat baca akan meningkat apabila disediakan bahan bacaan yang cukup. Namun kenyataannya di daerah kami tidak ada. Apalagi di kawasan pedesaan,” keluhnya.

Menanggapi hal tersebut Muhammad Syarif Bando menyampaikan apresiasi atas perhatian Anggota Dewan kepada perpustakaan. Dirinya menegaskan Perpusnas akan senantiasa membina perpustakaan daerah dengan berkolaborasi dengan Pemda selaku pembuat kebijakan.

“Harus jelas. Seperti memastikan jumlah buku yang tersedia sesuai dengan jumlah penduduk dan kebutuhan bahan bacaan,” tegasnya.  Lebih lanjut dia menjelaskan perlu adanya regulasi atau Peraturan Daerah yang secara menjelaskan terkait alokasi dana yang digunakan dalam pengelolaan perpustakaan di daerah.

“Sebuah negara akan maju dengan membaca. Kedalaman pengetahuan untuk dapat menciptakan barang dan jasa dalam menghadapi persaingan global bisa didapat dengan membaca. Itu sejatinya yang dinamakan literasi,” tutup syarif.

 

Reportase: Syafira/ Eka Purniawati

Fotografer: Raden Radityo



Diunggah oleh admin (2020-01-10 15:57:21)