Call Center Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas : 1500-914    

  |    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

02 Dec 2019

Perpustakaan Nasional Meluncurkan 150 Judul Buku Berbasis Naskah Kuno

Salemba, Jakarta - Perpustakaan Nasional RI meluncurkan Buku Hasil Alih Aksara, Alih Bahasa, Penyaduran dan Kajian Naskah Kuno. Sebanyak 150 judul buku yang diluncurkan kali ini berbasis naskah nusantara dan terbagi dalam 4 kategori yaitu Alih Aksara, Alih Bahasa, Penyaduran dan Kajian Naskah Nusantara.

Peluncuran buku hasil kerjasama dengan Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manasa) ini diselenggarakan di Ruang Teater Perpustakaan Nasional, Jl. Salemba Raya No. 28A, Jakarta Pusat, pada Senin (2/12/2019). Peluncuran diisi dengan diskusi yang menghadirkan 10 narasumber yang merupakan perwakilan dari penulis buku.

Dalam sambutannya, Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando menyatakan perpustakaan merupakan institusi peradaban yang berbicara tentang ribuan tahun yang lalu, kini, dan juga jutaan tahun yang akan datang. Ia juga menolak pernyataan bahwa masyarakat Indonesia memiliki budaya baca rendah, padahal kenyataannya Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki aksara terbanyak di dunia.

Sementara itu, Ketua Manasa Munawir Holil menjelaskan sebanyak 150 judul buku ini merupakan hasil seleksi dari ratusan judul buku. “Kegiatan ini sependek ingatan saya, belum pernah terjadi di Indonesia. Menerbitkan satu judul buku per tahun saja merupakan kegiatan yang sangat langka dalam konteks penerbitan buku yang berbasiskan naskah nusantara, apalagi hari ini akan diluncurkan 150 judul buku,” ungkapnya.

Seremonial kegiatan dilaksanakan dengan penyerahan buku secara simbolis dari penulis kepada Perpustakaan Nasional. Rincian dari buku yang diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional tersebut sebagai berikut: 65 buah judul buku karya Alih Aksara, 35 buah judul buku karya Alih Bahasa, 20 buah judul buku karya Saduran, dan 30 buah judul buku karya Kajian.

Dengan diadakannya peluncuran buku ini diharapkan agar hasil dari kegiatan Alih Aksara, Alih Bahasa atau Terjemahan dan juga Saduran ini mampu diinformasikan serta disebarluaskan kepada masyarakat guna melestarikan salah satu hasil budaya bangsa, yaitu naskah kuno nusantara.

Reporter: Desriana Dwiyanti/Fotografer: Hartoyo Darmawan



Diunggah oleh admin (2019-12-04 12:27:41)