Call Center Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas : 1500-914    

  |    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

05 Nov 2019

Lokakarya Penyusunan DUPAK Pustakawan

Salemba, Jakarta - Guna meningkatkan kompetensi pustakawan serta masih ditemukannya kesalahan pustakawan dalam menyusun Daftar Usul Pengajuan Angka Kredit (DUPAK), Ikatan pustakawan Indonesia (IPI) bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional RI mengadakan Lokakarya Penyusunan DUPAK Pustakawan, Selasa (5/11).

Ketua Komisi Pengembangan Profesi, Pendidikan dan Pelatihan IPI, Lucya Dhamayanti mengatakan, pustakawan merupakan sebuah profesi, dan salah satu jabatan fungsional yakni jabatan fungsional pustakawan. Namun, dalam penyusunan dupak, para pustakawan masih banyak yang belum paham, hal ini dapat terlihat dari masih banyaknya ditemukan kesalahan.

“Melalui lokakarya ini, diharapkan dapat membekali peserta untuk mendapatkan pengetahuan tentang jabatan fungsional dan juga daftar usulan penetapan angka kredit atau DUPAK. Sekaligus untuk menyamakan persepsi antara pustakawan maupun calon pustakawan dengan tim penilai,” katanya.

Pembicara lainnya, Pustakawan Ahli Utama, Fathmi menjelaskan, butir-butir kegiatan pustakawan keterampilan maupun ahli berdasarkan Permenpan RB RI No. 9 Tahun 2014. Pustakawan keterampilan diantaranya, pengelolaan perpustakaan, pelayanan perpustakaan, dan pengembangan kepustakawanan.

“Yang perlu diperhatikan oleh pustakawan yakni bukti fisik untuk mendukung pengajuan DUPAK. Bukti fisik ini meliputi, surat tugas dan surat pernyataan melakukan kegiatan yang disahkan oleh atasan langsung atau yang memberi tugas. Bukti fisik ini bisa dalam bentuk tercetak atau digital, dan harus merupakan hasil lengkap seluruh pekerjaan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP-IPI, T. Syamsul Bahri mengatakan, berdasarkan UU no. 43 Tahun 2007, Pustakawan adalah seseorang yang memiliki komptensi yang diperoleh melalui Pendidikan dan atau pelatihan kepustakawanan serta mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan.

“Kehadiran IPI sebagai organisasi profesi untuk pustakawan, memiliki peran dalam peningkatan kompetensi dan karir pustakawan. Berbagai upaya yang telah kami lakukan, diantaranya mengadakan seminar dan lokakarya. Seperti halnya lokakarya ini, yang kami harap dapat membantu pustakawan dalam menyusun DUPAK,” katanya.

Reportase      : Wara Merdekawati

Fotografer      : Ahmad Kemal Nasution / Basma Sartika

 



Diunggah oleh admin (2019-11-05 15:42:29)