Call Center Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas : 1500-914    

  |    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

09 Oct 2019

Anggaran Dinas Perpustakaan Kalsel Meningkat Drastis Demi Mewujudkan Kalsel Cerdas

Banjarmasin, Kalsel - Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) untuk mencapai visi misi Kalimantan Selatan cerdas, mendapat apresiasi dari Perpustakaan Nasional RI dengan diberikannya penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka kepada Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor bersamaan dengan Rapat Koordinasi Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Kota se-Kalsel di Hotel Rattan Inn Banjarmasin pada Rabu (9/10).

Nugra Jasadharma Pustaloka merupakan bentuk penghargaan tertinggi yang diberikan Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) kepada pihak-pihak yang dianggap memberikan kontribusi besar dalam pengembangan perpustakaan,  literasi dan budaya baca di daerahnya. Menurut Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando, pemprov Kalsel telah berkontribusi besar terhadap pengembangan budaya literasi masyarakat Banua.

“Perpusnas mencatat terus pergerakan perpustakaan yang ada di daerah. Dari data kami, Kalimantan Selatan menjadi daerah yang konsisten meningkatkan anggaran Dinas Perpustakaan dan Arsip tiap tahunnya,” ungkap Syarif di sela-sela Rapat Koordinasi Pengembangan Perpustakaan Kab/Kota Se Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando menyampaikan alokasi anggaran untuk perpustakaan pada tahun 2020 mendapat perhatian pemerintah. Hal ini diperkuat dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2020.

“Saat ini sudah dikeluarkan Perka Perpusnas Nomor 8 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan program dan kegiatan bidang perpustakaan lingkup pemerintahan daerah tahun 2020,” lanjutnya.

Dijelaskan, program dan kegiatan bidang perpustakaan, diantaranya pengembangan perpustakaan sesuai Standar Nasional Perpustakaan, pembudayaan gemar membaca pada satuan pendidikan keluarga masyarakat, pelestarian dan pengembangan warisan dokumenter budaya bangsa.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Nurliani Dardie menyatakan jika Kalsel adalah satu-satu nya provinsi di Indonesia yang memiliki anggaran besar untuk perpustakaan.

“Dari yang semula berjumlah 7 miliar, hingga saat ini telah melesat ke angka 39 miliar. Jumlah ini sebanding dengan banyaknya program yang terus dijalankan oleh Dispersip Kalsel. Keberadaan perpustakaan sejalan dengan misi Kalsel yakni mewujudkan masyarakat cerdas,” tuturnya.

Reportase : Dewi Kartikasari,  Wara Merdeka



Diunggah oleh admin (2019-10-10 08:54:05)