|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

18 Sep 2019

Situs Web BNI dan KIPI untuk Efisiensi Data

Medan Merdeka Selatan, Jakarta – “Bibliografi Nasional dan Katalog Induk Nasional merupakan terbitan yang wajib dikerjakan oleh perpustakaan nasional di seluruh dunia,” kata Prita Wulandari, Kepala Sub Direktorat Bibliografi saat menjadi narasumber pada Sosialisasi Situs Web di Teater Soekarman Perpustakaan Nasional pada Rabu (18/9).

Situs Web BNI dan KIPI, yang dikelola oleh Direktorat Deposit merupakan dua situs yang disosialisasikan pada acara Sosialisasi Situs Web. Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Perpusnas Expo yang digelar dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan yang jatuh pada 14 September.

Bibliografi Nasional Indonesia (BNI) berisi daftar buku yang sudah terbit di Indonesia, termasuk buku terjemahan. Manfaat BNI bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berkecimpung di bidang perpustakaan, yaitu mereka dapat dengan mudah menyeleksi buku untuk pengadaan di perpustakaan masing-masing. Sedangkan, daftar buku tentang Indonesia yang terbit di luar negeri, yang dikarang oleh penerbit Indonesia maupun asing terdapat dalam biblioteka Indonesiana.

Katalog Induk Perpustakaan Indonesia (KIPI) merupakan aplikasi untuk menghimpun dan mengolah metadata katalog dalam jejaring perpustakaan. Aplikasi ini dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional sejak tahun 2018 untuk mengakomodasi kebutuhan penyusunan Bibliografi Daerah dan Katalog Induk Daerah. KIPI dapat di-download dan di-instal dalam mini server. Aplikasi ini dibuat untuk mempermudah penghimpunan data secara nasional dan berguna bukan saja untuk komunitas perpustakaan, tetapi juga pustakawan dan pemustaka.

 

Reportase : Eka Cahyani/Aninda Ernest

Fotografer : Raden Radityo

 

 



Diunggah oleh admin (2019-09-21 10:14:49)