|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

16 Sep 2019

Belajar Sains yang Menyenangkan di Perpusnas Expo 2019

Medan Merdeka Selatan, Jakarta - Perpustakaan Nasional menggelar talkshow dan workshop belajar sains yang menyenangkan bersama Rumah Sains Indonesia. Kegiatan yang diberi tajuk “Fun Science” ini merupakan bagian dari Perpusnas Expo 2019. Dalam kegiatan ini, para peserta yang mayoritas pelajar dipandu Doktor Agustino Zulys dengan tema utama “Air untuk Kehidupan”.

Di awal acara, Agustino mempraktikkan percobaan sains menggunakan kain putih kosong yang disemprotkan air ajaib menjadi tulisan ‘Selamat Datang Expo Fun Science’. Hal ini berhasil memicu perhatian para peserta yang hadir di Ruang Serbaguna Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta Pusat, pada Senin (16/9/2019).

“Air supaya sehat harus dimasak agar bakteri mati, air penting karena di dunia ini banyak orang mati karena kekurangan air. Di Indonesia banyak air, maka kita harus beryukur,” ujarnya. Agus juga mempraktikkan percobaan membuat pasta gigi gajah.

Selanjutnya, percobaan pelangi menggunakan bahan berupa sirup berwarna merah, larutan gula, sabun cuci piring, air yang diberi pewarna biru, larutan minyak silikon, minyak goreng, etanol, dan baby oil yang dicampur dalam satu botol. Semua bahan tersebut tidak tercampur namun berlapis dan hasil akhirnya terlihat seperti pelangi.

Agustino juga menampilkan percobaan sains menggunakan baking soda. Baking soda dimasukkan ke balon lalu ujung balon digunakan sebagai penutup botol yang telah diisi asam sitrat, maka balon dengan sendirinya akan mengembang. “Reaksi tersebut karena baking soda dan asam sitrat dapat menghasilkan gas,” jelasnya.

Peserta diberikan kesempatan untuk melakukan percobaan sains bersama Agustino yakni percobaan balon yang diberi sabun cair di kedua ujungnya, kemudian tidak pecah saat ditusuk. “Karena sabun cair sebagai zat yang dapat menutup pori-pori dari balon. Walaupun tertusuk namun tetap tertutup, maka balon tidak pecah,” urainya.

Reporter: Aninda Ernest/Fotografer: M. Andhika Pratama

 



Diunggah oleh admin (2019-09-16 15:07:11)