Call Center Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas : 1500-914    

  |    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

10 Sep 2019

Lemhannas, Universitas Terbuka dan Perpusnas Sepakat Jalin MOU Sinergi Ketahanan Nasional

Medan Merdeka Selatan, Jakarta-Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) bersama Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan Universitas Terbuka melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan dilakukan di Lemhannas pada Selasa pagi, (10/9).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lemhannas Letnan Jenderal (Purn) Agus Widjojo, Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, dan Rektor Universitas Terbuka Ojat Darojat, sepakat untuk bersinergi mengembangkan perpustakaan sebagai modal ketahanan nasional.

Gubernur Lemhannas Agus Widjojo menjelaskan MoU pihaknya dengan Perpusnas memiliki tiga tujuan penting, yaitu menjalin kemitraan untuk memperluas jejaring perpustakaan melalui repositori digital IOS, pemanfaatan fasilitas, serta penghimpunan karya cetak dan karya rekam publikasi ilmiah.

Sedangkan, Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando mengatakan paradigma perpustakaan saat ini sudah berubah. Perpustakaan harus menjangkau masyarakat. “Sehingga tersedia informasi-informasi baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ungkap Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando.

Guna mempermudah akses masyarakat terhadap perpustakaan, lanjut Syarif Bando, Perpusnas telah mengembangkan tiga aplikasi digital, yakni Indonesia One Search (IOS) sebagai repositori koleksi perpustakaan seluruh Indonesia, Khasanah Nusantara (Khastara) yang berisi koleksi manuskrip-manuskrip, dan aplikasi iPusnas.

Gubernur Lemhannas berharap MOU ini dapat diimplementasikan secara nyata dan konsisten sesuai ruang lingkupnya. “Sinergi antarlembaga merupakan satu upaya dalam memperkuat wawasan kebangsaan sebagai prasyarat utama terwujudnya ketahanan nasional yang tangguh,” sebutnya.

Reportase : Eka Purniawati



Diunggah oleh admin (2019-09-11 04:02:40)