Call Center Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas : 1500-914    

  |    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

01 Jun 2019

Upacara Hari Kelahiran Pancasila: Kita Indonesia, Kita Pancasila

Jakarta - Perpustakaan Nasional RI menggelar upacara hari kelahiran Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Ofy Sofiana yang bertindak sebagai pembina upacara menyatakan melalui peringatan hari kelahiran Pancasila, rakyat Indonesia secara konsisten diajak untuk merealisasikan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan pandangan dunia yang membawa kemajuan dan kebahagiaan bagi bangsa Indonesia.

“Kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, Kita Pancasila,” ujar Ofy Sofiana saat membacakan sambutan dari Plt. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI Hariyono di lapangan parkir Perpusnas Salemba, Jakarta, pada Sabtu (1/6).

Presiden Joko Widodo mengarahkan para abdi negara untuk memperingati hari kelahiran Pancasila. Ofy menjelaskan ada dua hal yang menjadi pesan peringatan hari kelahiran Pancasila. Pertama, bangsa Indonesia mengenang dan merefleksikan momentum sejarah di mana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar negara sehingga nusantara yang beragam dapat bersatu dan menyatu sebagai satu bangsa.

“Peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuatu sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan “Piagam Jakarta” oleh panitia kecil pada 22 Juni dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945. Jadi tiga peristiwa penting tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” jelas Ofy di hadapan peserta upacara.

Kedua, melalui peringatan hari kelahiran Pancasila, bangsa Indonesia diajak untuk membangun kebersamaan dan harapan menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Pancasila sebagai bintang penuntun mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa ke depan. “Sebagai energi positif bangsa, Pancasila memberikan harapan untuk masa depan dalam merealisasikan visi dan misi bangsa Indonesia,” jelas Ofy.

Pancasila sebagai dasar, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Eksistensi Indonesia sebagai bangsa maupun negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila. Karenanya, Pancasila harus tertanam dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Reportase: Hanna Meinita/Fotografer: Hartoyo Darmawan

 



Diunggah oleh admin (2019-06-02 10:14:24)