Call Center Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas : 1500-914    

  |    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

16 May 2019

Sosialisasi dan Implementasi RB Sekretariat Utama Perpusnas

Salemba, Jakarta—Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) sudah dimulai pemerintah sejak tahun 2010. Tujuannya adalah untuk mereformasi sistem birokrasi yang ada di semua kementerian/lembaga. Salah satu aspek yang hendak dirubah lewat RB adalah budaya kerja, termasuk di Perpustakaan Nasional. Perpusnas sudah memulai pelaksanaan RB sejak 2010.

Perpustakaan Nasional, pelaksanaan RB sudah dimulai tahun 2012 lalu dengan dibentuknya Tim Reformasi Birokrasi. Salah keuntungan yang didapat melalui perbaikan RB adalah dengan diberikannya tunjangan kinerja (tukin).

“Tunjangan tidak diperoleh dengan otomatis apalagi gratis. Peraturan tetap harus dilaksanakan,” terang Sekretaris Utama Perpusnas, Sri Sumekar, saat melakukan Sosialisasi Reformasi Birokrasi di lingkungan Sekretariat Utama, Kamis, (16/5).

Budaya kerja adalah salah satu aspek yang diperhatikan dalam RB. Membentuk Agen Perubahan (agent of change) merupakan salah satu cara yang dilakukan tim manajemen perubahan agar bisa menjadi role model. Sosok yang bisa diteladani.

“Jangan lagi membiasakan tidak berada di tempat ketika jam kerja berlangsung.  Merubah perilaku budaya kerja adalah salah satu hal yang concern dibenahi tim manajemen perubahan sekretariat utama,” jelas Sri Sumekar.

Hal itu pula yang dituntut dari para agen perubahan yang sudah dibentuk di tiap unit kerja eselon satu. Selain sebagai sosok yang diteladani, para agen diharapkan mampu mensosialisasikan tupoksi lembaga. Pelaksanaan RB bukan tanggung jawab pimpinan struktural melainkan tugas bersama.

Sementara itu Ketua Tim RB Sekretariat Utama, Joko Budi Santoso, mengingatkan bahwa tujuan akhir dari pelaksanaan RB adalah birokrasi yang bersih dari KKN, pelayanan publik yang prima, serta akuntabel dan berkinerja.

Dalam waktu dekat, tim RB Sekretariat Utama akan menyusun bisnis proses (pedoman kerja), menyusun standar kompetensi ASN, standar kompetensi teknis bidang perpustakaan, analisis beban kerja (ABK). “Kami harapkan dukungan dan kerelaan dari seluruh pegawai, SKP dikerjakan, jaga kedisiplinan, dan ikuti aturan,” tambah Inspektur, Darmadi.

 

Reportase : Hartoyo Darmawan

Fotografer : Adit



Diunggah oleh admin (2019-05-16 13:35:32)