|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

17 Jan 2017

Pemetaan Kompetensi Melalui Assessment Test

Salemba, Jakarta—Sebanyak 111 pegawai struktural dan fungsional di lingkungan Perpustakaan Nasional mengikuti proses Assessment Test yang diselenggarakan unit Sekretariat Utama Perpusnas di Jakarta, Senin, (16/1).

Assessment test yang digelar selama dua hari menyasar pada 56 pejabat struktural setingkat eselon 3 dan 4, dan 55 pejabat fungsional pustakawan muda, pustakawan madya, analis kepegawaian, dan auditor yang telah memenuhi persyaratan.

Assessment adalah suatu proses untuk mengetahui kemampuan seseorang, terhadap suatu kompetensi, berdasarkan bukti-bukti. Dalam arti yang lain assessment adalah suatu proses pengumpulan informasi guna mendapatkan profil psikologis seseorang, yang meliputi kelebihan, kekurangan, gejala-gejala, intensitasnya, kendala-kendala yang dialaminya, serta peran penting yang dibutuhkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa assessment bisa diartikan sebagai suatu proses pengumpulan informasi mengenai seseorang yang mencakup kualitas dan kuantitasnya.

Kepala Perpusnas Muh. Syarif Bando dalam pengarahannya mengatakan bahwa kegiatan ini bukan dimaksudkan sebagai niatan rotasi besar-besaran, “Tapi sebagai upaya menggali potensi para pejabat dan pemetaan kompetensi jabatan struktural dan fungsional,” ujarnya.

Pemangku jabatan, lanjut Kepala Perpusnas, harus memiliki kemampuan memahami ruang lingkup jabatan yang diembannya, harus mampu membagi dan mengevaluasi beban tugas, serta mampu mempersiapkan kebijakan terhadap regulasi dan tidak terlalu kaku. “Tidak sekedar memenuhi tugas dan kewajiban namun seorang pemimpin juga harus mampu mengembangkan potensi SDM anak buahnya,” ucap Syarif Bando.

Assessment test yang diikuti semua peserta meliputi tes potensi akademik, psiko test, focus group discussion (FGD), dan proses wawancara.

 

Reportase : Hartoyo Darmawan



Diunggah oleh admin (2017-09-20 23:11:15)