|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

06 Feb 2017

Paparan Pekerjaan Pengembangan Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional RI

Salemba, Jakarta-Perpustakaan Nasional RI melakukan paparan Pekerjaan Pengembangan Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional RI di depan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang diketuai Iswardani Tumataningtyas dan tiga anggota serta satu supervisor tim pemeriksa di Ruang Sidang Perpusnas Salemba, Senin (2/6). Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Perpustakaan Nasional Syarif Bando dan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya serta Pratama yang terkait.

Paparan tersebut menjelaskan tentang perkembangan pembangunan Gedung Layanan Perpusnas di Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11 Jakarta Pusat dan dalam rangka audit eksternal terhadap pekerjaan Pengembangan Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional. Plt. Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Deni Kurniadi menerangkan bahwa Gedung Layanan Perpusnas terpadu dengan bangunan strategis lainnya seperti Istana Negara, Monumen Nasional, Galeri Nasional, Museum Nasional.

Proyek Pengembangan Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional RI di Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11 Jakarta Pusat menggunakan sumber dana APBN 2013 s.d. 2016. Deni juga menjelaskan bahwa Gedung Layanan Perpusnas tersebut setinggi 126.728 m (24 lantai, 3 basement), Luas lahan 11.975 m2, luas bangunan 50.917 m2. sesuai Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB)/Blok Plan Nomor 139/P/SD/DTR/VII/2014 Tanggal 18 juli 2014, IMB Nomor 183/8.1/31/1.785.51/2015 Tanggal 31 Desember 2015.

Fasilitas yang terdapat pada gedung layanan baru tersebut meliputi ruang katalog, teater, auditorium, zona komunitas pustakawan, ruang serbaguna, galeri, food court, ruang data center, ruang layanan anak-lansia-dan berkebutuhan khusus, ruang audio visual, ruang koleksi pernaskahan nusantara, ruang koleksi monograf, ruang baca, ruang koleksi langka, ruang koleksi bangsa-bangsa di dunia, ruang perpustakaan remaja-foto-dan lukisan, ruang AIPI, ruang multimedia, lounge kepresidenan dan tamu-tamu negara. “Diharapkan Perpustakaan Nasional RI sebagai sumber pengetahuan bagi masyarakat Indonesia dan Dunia serta menjadi sentral aktifitas edukatif-rekreatif dan kultural.” ujar Deni.

 

Reportase: Arwan Subakti



Diunggah oleh admin (2017-09-20 23:04:26)