|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  


Tip Melawan Infeksi dan Menopause Bagi Wanita

Penerbit : TEMPO Publishing
Tahun : 2021
Penulis : Pusat Data dan Analisa Tempo

Dalam Seminar Infertilitas di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, fokus utama yang dibahas yaitu: Masalah Endometriosis yang menyebabkan kemandulan. Gejalanya: haid tidak teratur. Pengobatannya: kehamilan pura-pura. Peringatan ini termasuk untuk mereka yang sibuk sebagai wanita karier. "Endometriosis bisa menyebabkan kemandulan," kata dr. Sutoto. Penyakit ini sering dijumpai pada masyarakat yang tingkat sosial ekonominya tinggi, bahkan suka pula mampir pada wanita sibuk. "Karena mereka itu sering stres, sehingga darah menstruasi, yang seharusnya tuntas keluar, banyak yang masuk kembali ke rongga perut," ujarnya. 

Perempuan yang menderita endometriosis bisa meredakan nyeri dan perdarahan dengan pil KB. lni kata tim peneliti di University of Milano, Italia. Tim ini telah menguji 50 perempuan yang menjalani operasi endometriosis dan terus menggunakan pil KB. Setelah dua tahun, 80 persen perempuan itu  mengaku puas dengan pengobatan yang dijalani, nyeri dan perdarahan berkurang.

Penting untuk mendeteksi gejala endometriosis secara dini, karena kualitas hidup dan kesehatan wanita yang terkena endometriosis, jelas, akan menurun. Mereka kerap kesakitan sehingga sulit untuk mengikuti berbagai kegiatan secara normal, apalagi jika pendarahannya sangat banyak. Penderita juga jadi lemah, penat, dan susah tidur. Belum lagi ancaman keretakan rumah tangga akibat tidak hadirnya anak karena sang istri mengalami kemandulan.

 Mengingat pentingnya mencegah endometriosis ini, buku ini hadir dengan beberapa rangkuman studi ilmiah untuk memberikan tips melawan infeksi dan menopause bagi wanita.

 

Oleh : Karin Faizah Tauristy - 199105102019022002



Diunggah oleh karin (2021-11-19)