|    |    |    

Bahasa Indonesia  |  English  

Berita

Beranda / Berita

15 Apr 2018

Deklarasi ISYEF : Tiga Upaya Strategis Kembangkan Potensi Masjid

Medan Merdeka Selatan, Jakarta--Sebanyak 106 organisasi remaja masjid dan komunitas pemuda Islam dari berbagai kota mendeklarasikan berdirinya Indonesia Islamic Youth Economic Forum (ISYEF). Deklarasi disertai dengan diskusi panel bertajuk Awakening the Power of Economic from Masjid di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Minggu, (15/4).

Ketua Umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengatakan masjid dan anak muda punya potensi besar jika digerakkan untuk memiliki lini usaha produktif.  Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Komjen (Pol) Syafruddin mewakili ketidakhadiran Jusuf Kalla dikarenakan sakit.  Data terakhir menunjukan Indonesia memiliki lebih dari 800 ribu masjid. 

Ada tiga peran strategis yang menjadi fokus ISYEF dalam mengembangkan potensi masjid. Pertama,  sebagai inkubator, yakni membangun ekosistem usaha berbasis masjid. ISYEF akan mendorong rekan-rekan komunitas yang tergabung untuk menyusun ide bisnisnya. "Nanti, dibantu oleh tim ahli, ISYEF akan memilih usulan-usulan terbaik dan akan mendapatkan pembinaan dan pembiayaan hingga betul-betul siap menjalankan usaha," imbuh Ketua Panitia Deklarasi ISYEF M. Atras Mafazi. 

Yang kedua, membangun jejaring dakwah ekonomi masjid. ISYEF akan berupaya memperkuat organisasi pemuda masjid di berbagai daerah untuk membentuk lini usaha secara berjamaah. Ketiga, ISYEF akan membangun platform bisnis berbasis digital dan aplikasi sosial berbasis masjid sehingga diharapkan bermanfaat bagi kebangkitan ekonomi Islam.  

Sejalan dengan ISYEF, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia Komjen Syafruddin mengatakan generasi muda perlu diberi insentif kegiatan sosial dan ekonomi berbasis masjid. Sehingga generasi muda akan lebih dekat dengan masjid.

Reportase : Hartoyo Darmawan 

 



Diunggah oleh admin (2018-04-16 13:24:44)